kilaskabar.com
  • Berita
  • Ekonomi
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
No Result
View All Result
  • Berita
  • Ekonomi
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
No Result
View All Result
kilaskabar.com
No Result
View All Result

Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan PPA 2024, Komisi V Rapat Bersama Mitra Kerja

Selasa, 17/6/25 | 22:08 WIB
Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan PPA 2024, Komisi V Rapat Bersama Mitra Kerja

kilaskabar.com Komisi V DPRD Sumbar melaksanakan rapat kerja membahas tindak lanjut LHP BPK dan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD (PPA) Tahun 2024, Selasa (17/6) di gedung DPRD Sumbar.

Saat rapat tersebut hadir sejumlah organisasi perangkat Daerah (OPD) yang merupakan mitra kerja komisi V. Yakni yang membidangi sektor kesejahteraan masyarakat.

Diantaranya yang menjadi sektor kewenangan komisi V yakni bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan dan anak serta bidang lainnya.

Anggota Komisi V, Endarmy mengatakan terkait sektor yang menjadi tanggung jawab komisi V ada beberapa hal yang patut menjadi perhatian, salah satunya gagalnya dinas pendidikan dalam merealisasikan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Nilainya mencapai miliaran rupiah.

“Ini perlu dicari penyebabnya agar tidak terulang di tahun 2025,” ujar Endarmy.

Ia juga menyoroti perihal nasib yang menimpa sejumlah guru berstatus PPPK. Mereka baru saja lulus PPPK setelah lama berstatus guru honor.

“Setelah lulus menjadi PPPK mereka malah ditugaskan di sekolah yang letaknya jauh dibanding sekolah lama. Belum lagi ada permasalahan jam mengajar yang tak bisa dicukupi. Ini menjadi dilema bagi para guru tersebut dan mesti diperhatikan dinas pendidikan karena SMA merupakan kewenangan pemerintah provinsi,” ujarnya.

Anggota komisi V lainnya, Sri Kumala Dewi menilai untuk permasalahan kesehatan di desa-desa dan nagari-nagari sangat perlu penanganan khusus, terutama :peningkatan pencegahan penyakit, deteksi dini penyakit tidak menular melalui Pos Binaan.

Selain itu angka stunting di Sumatera Barat masih cukup tinggi dibeberapa Kabupaten/Kota.

“salah satu yang mempengaruhi angka stunting selain masalah air yang kami sampiakan di atas yaitu masih cukup tinggi angka perceraian yang kerap diikuti pernikahan kedua, kehamilan pasca pernikahan kedua ini beresiko mengalami Stunting. Ini masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah provinsi,” ujarnya. (Y)

ShareTweetPin
Previous Post

Rapat Paripurna DPRD Sumbar Dengar Jawaban Gubernur Terkait Pandangan Fraksi

Next Post

Buka Pluzi Academy, Ketua DPRD Sumbar Dorong Pelaku UMKM Miliki Mindset yang Kuat

Next Post
Buka Pluzi Academy, Ketua DPRD Sumbar Dorong Pelaku UMKM Miliki Mindset yang Kuat

Buka Pluzi Academy, Ketua DPRD Sumbar Dorong Pelaku UMKM Miliki Mindset yang Kuat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Okt    
  • Pegawai Honorer Pasaman Barat Sampaikan Aspirasi ke DPRD Sumbar

    Pegawai Honorer Pasaman Barat Sampaikan Aspirasi ke DPRD Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lahirkan SDM Religius dan Berkualitas, Komisi V DPRD Sumbar Intens Membahas Ranperda Fasilitasi dan Penguatan Pesantren

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Sumbar Tetapkan Renja dan Bapemperda 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua DPRD Sumbar Minta Pelayanan Publik Kembali Maksimal Usai Libur Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua DPRD Sumbar Ajak Generasi Muda Lebih Cerdas dan Religius

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home

kilaskabarsumbar | 2024

No Result
View All Result
  • Berita
  • Ekonomi
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial

kilaskabarsumbar | 2024